Pesta Kebun Macro 2017

Tanggal 13 agustus 2017 yang lalu diadakan event terbuka untuk seluruh komunitas fotografi di kalimantan selatan yang bertemakan “Pesta Kebun Macro 2017” bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi dikalangan komunitas para pecinta fotografi dan merupakan salah satu upaya untuk mengisi ruang-ruang kosong agar para pencinta fotografi dapat menyalurkan hobi sekaligus berkompetisi dan juga dapat saling berbagi ilmu dalam bidang fotografi khususnya foto macro.

Fotografi macro menurut Wikipedia Adalah fotografi dengan jarak sangat dekat untuk mendapatkan detail yang tinggi namun tidak memerlukan bantuan alat pembesar optik seperti mikroskop. Fotografi macro biasanya memiliki rasio 1:1 yaitu besar gambar yang dihasilkan sama ukurannya dengan benda aslinya. Sebagai contoh, pada film 35 mm, lensa harus dapat fokus pada area sekecil 24×36 mm, yaitu ukuran gambar pada film.

Untuk fotografi macro, lensa macro adalah pilihan yang tepat. Lensa tipe ini biasanya memiliki perbesaran 1:1 atau bahkan lebih. Namun sayang, lensa macro identik dengan harga yang mahal. Oleh karena itu, anda dapat menggunakan alternatif lain seperti menggunakan extension tube, reverse ring atau filter close up. Berikut adalah cara cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan foto macro dengan biaya yang murah.

Cara pertama adalah dengan Filter close up.Filter close up adalah filter yang dipasang di depan lensa (seperti filter biasa) yang fungsinya seperti kaca pembesar yhang berguna untuk mendapatkan pembesaran fokus yang diinginkan. Dengan cara ini walaupun tidak memiliki lensa makro, dengan lensa kit biasa juga sudah bisa digunakan untuk foto makro.

Cara kedua adalah menggunakan reverse ring. Sebenarnya cara kerjanya reverse ring ini sama dengan membalik lensa agar bisa digunakan untuk foto macro. Reverse ring hanya sebuah alat bantu yang funsingnya untuk menyatukan badan kamera dengan lensa yang dibalik.

Cara ketiga adalah dengan macro extention tube. Extention tube ini berbentuk seperti pipa yang dipasang di antara badan kamera dengan lensa. Tujuannya adalah untuk mendapatkan jarak fokus yang lebih dekat agar bisa fokus untuk memotret benda yang kecil.

Itulah beberapa tips kecil untuk mendapatkan foto macro yang kita bakal ulas lagi diartikel selanjutnya untuk sahabat borneo digital 😀

Kembali kepembahasan event Pesta Kebun Macro. Kegiatan ini merupakan kegiatan jilid kedua dimana pesertanya tidak hanya dari Kalimantan Selatan, tapi juga hadir perwakilan dari Foto Macro Kalimantan Tengah (FMK). Menurut Rencana, event yang digelar setiap pertengahan bulan agustus ini tahun depan akan dibuat lebih besar dengan mengundang teman-teman fotografer dari seluruh kalimantan dan juga luar kalimantan.

Dari puluhan foto yang masuk, akhirnya juri memutuskan untuk pemenang lomba foto Pesta Kebun Macro sebagai berikut :
1. Agus Wahyudi (Palangkaraya)

2. Asbihannor (Banjarmasin)

3. Robert Abineno (Banjarmasin)

4. Roh Wilis (Palangkaraya)

3. Kifli Ghambut (Banjarmasin)

Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh peserta event Pesta Kebun Macro 2017 atas partisipasinya dan terimakasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada pihak yang telah membantu pelaksanaan event, Om Akhmad Ripani selaku tuan rumah, Macroworldmania, Om Tjandra Sasmaya Digital Borneo, South Borneo Macro, Radar Banjarmasin, Istana Printing, Komunitas Reptil Banjarbaru, serta seluruh sahabat macro lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Insya Allah tahun depan event di adakan yang lebih besar.

“Always Proud of Small World and Macro Photography of Indonesia”

Sumber : Fauzan Maududdin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu