EOS R5: 7 Fitur Fantastis yang Perlu Anda Ketahui

#1: Kualitas gambar yang tinggi—Sensor gambar CMOS 45-megapiksel baru + DIGIC X

Canon telah mengembangkan sensor gambar CMOS full-frame baru dengan sekitar 45 megapiksel, yang disesuaikan untuk sistem EOS R. Sensor gambar baru yang memiliki kecepatan tinggi dan performa high image resolving, membuatnya sebagai kamera dynamic duo dengan prosesor gambar DIGIC X baru, yang layak membanggakan kecepatannya yang dahsyat dan presisinya yang istimewa. Keduanya dilengkapi kualitas gambar yang luar biasa, yang dimungkinkan oleh karakteristik sistem dudukan RF. Secara bersama, ketiga fitur istimewa ini melengkapi EOS R5 dengan kemampuan pencitraan (imaging) dalam sejarah EOS.

Sang model dalam balutan gaun warna merah dan putih, berbaring di hamparan bunga merah.

EOS R5/ RF85mm f/1.2L USM/ FL: 85mm/ Manual Exposure (f/1.2, 1/100 det.)/ ISO 100/ WB: Manual

Potret wajah yang dikrop untuk menunjukkan sepasang mata secara close-up

Pada krop gambar di atas, Anda bahkan dapat menghitung setiap helai rambut alis sang model, mencerminkan jumlah piksel tinggi yang dimiliki kamera. Tetapi, itu adalah realisme gambar yang menunjukkan kemampuan penggambaran kamera yang sebenarnya — seolah-olah Anda memandangnya dengan mata Anda sendiri, secara tatap muka.

Sensor gambar yang baru saja dikembangkan

Sensor gambar baru, didesain dan dimanufaktur oleh Canon, memiliki kemampuan baca data pada kecepatan tinggi yang berkontribusi ke pemotretan burst yang lebih cepat dan kapabilitas AF EOS R5 yang lebih baik. Kamera ini juga dapat membuat video 8K.

Mesin pemrosesan gambar DIGIC X

Daya pemrosesan yang dahsyat dari DIGIC X meningkatkan kecepatan pemotretan beruntun dan kapabilitas pengurangan noise, merealisasikan ikecepatan native ISO hingga ISO 51.200 bahkan pada jumlah piksel sekitar 45 megapiksel.


Fitur imaging baru lainnya yang penting:
– Fitur ‘Portrait relighting’ baru pada DPRAW: Pengguna sekarang dapat menyesuaikan arah intensitas penerangan setelah memotret.
– Fungsi ‘Face lighting compensation’ baru dalam Auto Lighting Optimizer (ALO) selama pasca-pemrosesan RAW.
– Mendukung perekaman format 10-bit HDR PQ HEIF.

#2: Kecepatan—Pemotretan beruntun berkecepatan tinggi hingga 20 fps

Kamera high-resolution dan memiliki jumlah piksel yang tinggi, biasanya memiliki kecepatan pemotretan beruntun yang lebih lambat, sebagian karena kecepatan pembacaan data dari sensor gambar. EOS R5 telah mengatasi hal ini pada sensor gambar yang baru dikembangkannya, yang mampu membaca data pada kecepatan tinggi yang melengkapi prosesor gambar DIGIC X yang cepat dan dahsyat. Dynamic duo ini membuatnya mampu menangkap gambar yang besarnya sekitar 45 megapiksel pada kecepatan pemotretan beruntun hingga 20 frames per second (fps) dengan pelacakan AF/AE.

Snowboarder

EOS R5/ RF15-35mm f/2.8L IS USM/ FL: 35mm/ Manual exposure (f/7.1, 1/4000 det.)/ ISO 250/ WB: Auto

Kecepatan pemotretan burst maksimum yang tersedia pada EOS R5

EOS R5 memiliki tiga mode pemotretan beruntun
– Pemotretan beruntun Kecepatan Tinggi + (H+)
– Pemotretan beruntun Kecepatan Tinggi (H)
– Pemotretan beruntun Kecepatan Rendah (L)

Juga ada tiga mode rana yang dapat dipilih:
– Rana mekanis
– Rana tirai pertama elektronik
– Rana elektronik


Karena kecepatan pemotretan beruntun yang sesungguhnya bergantung pada beragam faktor, seperti daya baterai yang tersisa, ikon mode drive pada tampilan EVF/Live View yang berubah warna untuk mengindikasikan kecepatan pemotretan beruntun maksimum yang dimungkinkan.

Warna ikon Drive mode
Mode A: Hijau
Mode B: Putih
Mode C: Putih Berkedip

*Kecepatan pemotretan beruntun yang sesungguhnya dengan rana mekanis/rana tirai pertama, bergantung pada berbagai faktor seperti tipe baterai/daya baterai yang tersisa, suhu, Wi-Fi built-in (‘On’ atau ‘Off’), pengurangan kerlipan, kecepatan rana, nilai aperture, tipe lensa, dll. Untuk informasi selengkapnya, silakan merujuk ke buku petunjuk pengguna.

#3: Video—Memiliki kapabilitas 8K RAW, oversampled 4K

EOS R5 dapat merekam video RAW dalam 8K 30p/25p (NTSC/PAL) pada resolusi DCI (8192 × 4320 piksel) secara internal dengan kartu CFexpress, yang memiliki kemampuan menulis berkecepatan tinggi. Pelacakan subjek melalui Dual Pixel CMOS AF tersedia, berapa pun resolusi dan laju pembingkaiannya. Masing-masing bingkai video 8K dapat diekstraksi sebagai still image (gambar diam) 35,4 megapiksel yang memberikan fungsi mode video, yang setara dengan pemotretan beruntun berkecepatan ultra tinggi pada laju bingkai hingga 30 frame per second.


Still image (gambar diam) yang diekstraksi dari data video RAW 8K dapat menjalani pasca-proses di Digital Photo Professional, persis seperti gambar RAW biasa. Dan itu, secara efektif setara dengan pemotretan beruntun RAW pada 30 fps!

Video 8K: Resolusi dan format perekaman utama
– MP4 H.264/HEVC (YCbCr 4:2:0/ 8-bit/ BT.709)
– MP4 H.264/HEVC HDR PQ (YCbCr 4:2:2/ 10-bit/ BT.2020)
– MP4 H.264/HEVC Canon-Log (YCbCr 4:2:2/ 10-bit/ BT.709 atau BT.2020)
– Hanya RAW (12-bit)- DCI
Cropless 8K DCI: NTSC 29.97/24.00/23.98 fps, PAL 25.00/24.00 fps (ALL-I/IPB)
Cropless 8K UHD: NTSC 29.97/23.98 fps, PAL 25.00 fps (ALL-I/IPB)


Selain 8K RAW dan video 8K/4K reguler dalam format DCI, yang secara luas digunakan di industri sinema, EOS R5 juga dapat merekam video 8K dan 4K dalam format UHD, yang digunakan di industri penyiaran. Ini membuat kamera tersebut sebagai alat serba-bisa yang mampu membuat footage untuk semua jenis dan genre. Selain itu, Anda juga dapat merekam dalam Canon Log dan HDR PQ, yang mendukung produksi video HDR yang baru-baru ini semakin meningkat permintaannya.

Detail yang ditangkap dalam 8K memungkinkan Anda untuk merekam movie 4K oversampled tanpa krop, di mana gambar 4K dihasilkan dari data RGB 8K, yang menghasilkan footage berkualitas lebih tinggi yang tampak lebih bagus serta tidak banyak mengandung gelombang dan kilauan, warna semu serta noise gambar. Dalam pasca-produksi, 8K juga menghadirkan lebih banyak kemungkinan untuk produksi 4K atau Full HD, seperti mengkrop bingkai Anda tanpa kehilangan resolusi apa pun, sehingga lebih memudahkan untuk menciptakan pan atau zoom digital.

Area perekaman sensor gambar
1: 4K DCI (4096 x 2160) Tanpa Krop
2: 4K UHD (3840 x 2160) Tanpa Krop
3: 4K DCI (4096 x 2160) Dikrop
4: 4K UHD (3840 x 2160) Dikrop

Video 4K: Resolusi dan format perekaman utama
– MP4 H.264/MPEG-4 AVC (YCbCr 4:2:0/ 8-bit/ BT.709)
– MP4 H.264/HEVC HDR PQ (YCbCr 4:2:2/ 10-bit/ BT.2020)
– MP4 H.264/HEVC Canon-Log (YCbCr 4:2:2/ 10-bit/ BT.709 atau BT.2020)
Cropless/cropped 4K DCI: NTSC 59.94/29.97/24.00/23.98 fps, PAL 50.00/25.00/24.00 fps (ALL-I/IPB)
Cropless/cropped 4K UHD: NTSC 59.94/29.97/23.98 fps, PAL 50.00/25.00 fps (ALL-I/IPB)


Fitur video utama lainnya
– Perekaman laju bingkai tinggi (high frame reate): 4K (DCI/UHD) 120p/100p (NTSC/PAL)
– Movie jeda waktu: 8K, 4K, Full HD
– Tampilan Zebra

#4: In-Body IS—Stabilisasi gambar yang setara hingga 8 stop

EOS R5 adalah kamera EOS pertama yang dilengkapi dengan In-Body Image Stabilizer (In-Body IS). Sistem mendeteksi kadar keburaman dari goyangan kamera dengan menggunakan informasi dari sensor gambar, sensor gyro, dan sensor akselerasi dalam kamera, kemudian menggeser sensor gambar sebagaimana mestinya untuk mengompensasi goyangan kamera pada 5 sumbu: horizontal, vertikal, gulir, yaw, dan pitch. Stabilisasi gambar 5-sumbu ini efektif, bahkan ketika menggunakan lensa RF atau EF tanpa Optical IS built-in.

A: DIGIC X
B: Unit IS
C: Prosesor mikro lensa
D: Sensor gyro (lensa)
E: Sensor gambar
F: Sensor gyro (kamera)
G: Sensor Akselerasi

Apabila lensa dipasangi Optical IS, daya pemrosesan DIGIC X memberdayakan EOS R5 untuk melakukan IS kontrol terkoordinasi, yang mengkoordinasikan mekanisme In-Body IS dan Optical IS untuk menghasilkan efek stabilisasi gambar yang bahkan jauh lebih hebat. Dengan ini, Anda dapat menghasilkan gambar yang tajam meskipun ketika memotret pada kecepatan rana hingga 8 stop lebih lambat*.

* Dengan lensa yang kompatibel Tergantung kondisi pemotretan. Pembaruan firmware mungkin diperlukan.

500mm @ 0,5 detik, IS off

500mm @ 0,5 detik, IS on

Dudukan RF berdiameter besar mencegah lampu jatuh yang biasa terjadi apabila sensor gambar digeser sewaktu stabilisasi gambar, demi mempertahankan kualitas gambar.

Efektivitas yang sudah jauh ditingkatkan dari sistem IS baru, membuatnya lebih mudah untuk menangkap bidikan genggam secara tajam dalam variasi pemandangan yang lebih luas, seperti bidikan rana lambat dalam cahaya redup atau pada sudut yang canggung, di mana sulit memegang erat kamera.

#5: AF— Dual Pixel CMOS AF II dengan Animal Detection AF

Kecepatan pemotretan beruntun yang sudah lebih baik berikut lompatan jauh dalam performa AF. Tidak hanya melakukan Face + Tracking Priority AF, sekarang mencakup 100% area gambar, algoritme baru yang dikembangkan berdasarkan teknologi yang dipelajari secara mendalam, menambahkan Animal Detection AF ke kapabilitas pendeteksian mata manusia yang ada saat ini. Ini berarti bahwa EOS R5 dapat secara akurat mendeteksi dan melacak mata, wajah, dan badan anjing, kucing, bahkan burung.

EOS R5/ RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM/ FL: 500mm/ Manual exposure (f/7.1, 1/4000 det.)/ ISO 800/ WB: Daylight

Dalam mode pemilihan area AF auto yang beragam, seperti mode area Expand AF dan Large Zone AF, cakupan AF juga sudah meningkat hingga 90% × 100% (secara horizontal × secara vertikal) area gambar, dengan 1053 zona bingkai AF yang dapat dipilih secara otomatis dibandingkan dengan EOS R yang hanya memiliki 143 zona. Pengguna juga dapat memilih secara manual hingga 5.940 posisi AF. Cakupan AF yang lebih besar, lebih padat berarti lebih banyak keleluasaan untuk menempatkan subjek di mana pun yang Anda inginkan dalam komposisi Anda!


Fitur AF penting lainnya
– Pengaturan Servo AF case untuk melacak subjek, mirip dengan yang ada pada EOS-1D X Mark III.
– Rentang AF rendah cahaya EV -6 hingga EV +20—pemfokusan yang lebih baik pada berbagai subjek yang cerah.
– Kompatibel dengan pemfokusan f/22

AF rata pada f/22

EOS R5 dengan RF800mm f/11 IS STM dan Extender RF2x

Mendukung AF pada f/22 berarti bahwa, apabila menggunakan RF800mm f/11 IS STM dengan Extender RF 2x terpasang, akan meningkatkan panjang fokus hingga 1600mm pada aperture maksimum f/22, dan pemfokusan otomatis masih dimungkinkan pada area yang mencakup 40% × 60% (horizontal × vertikal) bingkai gambar.

Apabila memotret dalam cahaya redup dengan optical viewfinder (OVF), gambar viewfinder biasanya akan terlalu gelap pada f/22 tetapi, pada EOS R5, EVF gain meningkatkan kecerahan tampilan sehingga Anda dapat menyusun bidikan Anda. Dan dengan simulasi pencahayaan dalam EVF, Anda sekarang dapat melihat efek pengaturan pencahayaan dan menyesuaikan kecepatan rana atau kecepatan ISO di mana diperlukan.

#6: Kompatibilitas cloud—Dukungan penuh untuk image.canon

Selain dukungan built-in untuk Wi-Fi 2,4GHz, EOS R5 juga mendukung jalur 5Ghz (IEEE 802.11a/ac) yang lebih cepat dan lebih andal, serta konektivitas Bluetooth. Hal ini, tidak hanya mampu memasangkan smartphone, mentransfer file yang lebih cepat dan pemotretan jarak jauh melalui aplikasi Camera Connect seperti pada kamera EOS yang ada saat ini, tetapi juga sepenuhnya kompatibel dengan image.canon, platform berbasis cloud baru berdasarkan konsep “connected camera” (kamera terhubung) yang diluncurkan Canon pada April 2020.

Dengan image.canon, Anda hanya perlu mendaftar hotspot Wi-Fi pada EOS R5 dan Anda akan dapat menetapkan EOS R5 untuk secara otomatis mengunggah gambar asli dan RAW serta data video ke cloud bilamana Anda terhubung. Setelah diunggah, file dapat diakses dari perangkat lain apa pun—Anda bahkan dapat berbaginya secara langsung ke media sosial melalui aplikasi smartphone image.canon tanpa harus mengunduhnya terlebih dulu.


Semua file dalam kualitas aslinya akan disimpan selama 30 hari. Selain itu, Anda dapat menentukan hingga 10GB file untuk penyimpanan jangka panjang.

Diagram yang menunjukkan kapabilitas cloud image.canon

#7: Keandalan—Operabilitas dan durabilitas yang istimewa

OLED EVF high-definition 5,76 juta titik dengan laju refresh tampilan 119,88 fps

Definisi yang lebih tinggi dengan laju bingkai tampilan yang lebih cepat pada EOS R, EVF EOS R5 menjanjikan tampilan yang terlihat lebih alami daripada sebelumnya—hampir sama seperti melihat melalui OVF.

Multi-controller


Multi-controller gaya joystick, serupa dengan yang ada pada kamera DSLR EOS yang lebih canggih, dapat melakukan kontrol yang lebih cepat dan lebih baik sewaktu pemilihan bingkai AF.

CFexpress card + SD card

Slot kartu ganda mendukung satu kartu CFexpress, mampu mentransfer pada kecepatan tinggi, dan satu kartu SD memory.

Baterai berkapasitas tinggi yang baru

Baterai LP-E6NH baru ukurannya sama dengan LP-E6N, tetapi memiliki kapasitas yang lebih tinggi—2130 mAh dibandingkan dengan 1865 mAh pada LP-E6N. Baterai ini juga mendukung pengisian di kamera melalui USB dengan USB Power Adapter PD-E1 (dijual terpisah).

Opsi untuk buka/tutup tirai rana apabila daya dimatikan

Anda dapat memilih agar tirai rana menutup saat daya dimatikan untuk mencegah debu memasuki kamera ketika sedang mengganti lensa. Rana mekanis telah lulus ujian ketahanan sebanyak 500.000 siklus, menawarkan durabilitas rana yang istimewa.

Bodi magnesium alloy yang awet dengan struktur kedap debu dan kedap tetesan cairan

Bodi EOS R5 terbuat dari magnesium alloy yang kuat, dapat menghilangkan panas, dan ringan, dengan penyegelan untuk mencegah debu dan tetesan air merembes masuk ke dalam kamera.

SUMBER: SNAPSHOT CANON ASIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu