Memahami Konsep Qada: Panduan Lengkap untuk Pelajar

administrator

“Pengertian Qada” merupakan kata benda yang mengandung makna ketentuan Allah SWT yang bersifat pasti dan tidak dapat diganggu gugat. Contohnya, ketentuan ajal yang telah ditetapkan Allah SWT.

Memahami “Pengertian Qada” sangat penting karena membantu kita menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini telah ditentukan oleh Allah SWT. Dengan demikian, kita dapat menerima setiap peristiwa dengan ikhlas dan senantiasa bersyukur kepada-Nya. Konsep “Qada” telah diakui oleh berbagai tokoh sejarah, termasuk para nabi dan sahabat.

Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang pengertian qada, cakupannya, dan implikasinya dalam kehidupan kita.

Pengertian Qada

Memahami aspek-aspek “Pengertian Qada” penting untuk memahami ketentuan Allah SWT yang bersifat pasti dan tidak dapat diganggu gugat, yang berimplikasi pada kehidupan manusia.

  • Ketetapan Allah
  • Tidak dapat diubah
  • Berlaku pada segala sesuatu
  • Mencakup segala waktu
  • Tidak terbatas ruang
  • Mencakup semua makhluk
  • Berdasarkan ilmu Allah yang sempurna
  • Berkaitan dengan takdir
  • Tidak bertentangan dengan kehendak manusia
  • Menjadi dasar pertanggungjawaban manusia

Aspek-aspek tersebut menunjukkan bahwa “Pengertian Qada” bukan sekadar konsep teologis, tetapi memiliki implikasi mendalam pada cara kita menjalani hidup. Dengan memahami aspek-aspek ini, kita dapat lebih memahami ketentuan Allah SWT dan menjalani hidup dengan penuh penerimaan dan kesadaran akan tanggung jawab kita.

Ketetapan Allah

Dalam pengertian qada, Ketetapan Allah merujuk pada aspek yang paling fundamental, yaitu ketentuan yang ditetapkan oleh Allah SWT dan tidak dapat diubah atau diganggu gugat. Ketetapan ini mencakup segala sesuatu, mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar, dan berlaku pada semua makhluk, kapan pun dan di mana pun.

  • Jenis Ketetapan

    Ketetapan Allah dapat berupa ketetapan umum, seperti hukum alam, atau ketetapan khusus, seperti ketentuan ajal dan rezeki.

  • Contoh Ketetapan

    Contoh Ketetapan Allah yang umum adalah pergantian siang dan malam, sedangkan contoh Ketetapan Allah yang khusus adalah kelahiran dan kematian setiap individu.

  • Implikasi Ketetapan

    Ketetapan Allah memiliki implikasi yang mendalam pada kehidupan manusia. Memahami Ketetapan Allah dapat membantu kita menerima kenyataan dan menjalani hidup dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

  • Hikmah Ketetapan

    Ketetapan Allah tidak ditetapkan secara acak, tetapi berdasarkan hikmah dan kebaikan yang hanya Allah SWT yang mengetahui. Dengan memahami hikmah ini, kita dapat lebih bersyukur dan ikhlas dalam menjalani hidup.

Dengan memahami Ketetapan Allah dalam pengertian qada, kita dapat lebih menghargai keagungan dan kebijaksanaan Allah SWT. Ketetapan ini menjadi pengingat bahwa hidup kita tidak lepas dari ketentuan-Nya, dan bahwa kita harus menjalani hidup dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Tidak dapat diubah

Aspek “Tidak dapat diubah” dalam pengertian qada merujuk pada sifat ketentuan Allah yang mutlak dan tidak dapat diubah atau diganggu gugat oleh siapa pun atau apa pun. Aspek ini menjadi landasan utama dalam memahami qada dan implikasinya dalam kehidupan manusia.

  • Ketentuan yang Pasti

    Ketentuan qada bersifat pasti dan tidak dapat diubah, baik oleh manusia maupun oleh makhluk lainnya. Ketentuan ini mencakup segala sesuatu, mulai dari hal-hal besar hingga kecil, dan berlaku pada seluruh makhluk tanpa kecuali.

  • Tidak Ada yang Mengetahui

    Hanya Allah SWT yang mengetahui secara pasti ketentuan qada. Manusia tidak dapat mengetahui atau memprediksi apa yang telah ditetapkan Allah SWT, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain.

  • Berlaku Sepanjang Masa

    Ketentuan qada berlaku sepanjang masa, dari awal hingga akhir zaman. Ketentuan ini tidak terbatas pada waktu atau tempat tertentu, dan tidak dapat dipengaruhi oleh perubahan keadaan.

  • Dasar Pertanggungjawaban

    Ketentuan qada menjadi dasar pertanggungjawaban manusia di akhirat. Manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas segala perbuatannya, baik yang sesuai maupun yang bertentangan dengan ketentuan qada.

Dengan memahami aspek “Tidak dapat diubah” dalam pengertian qada, kita dapat lebih menyadari keterbatasan kita sebagai manusia dan pentingnya berserah diri kepada kehendak Allah SWT. Aspek ini juga mengajarkan kita untuk menerima kenyataan dan menjalani hidup dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Berlaku pada segala sesuatu

Aspek “Berlaku pada segala sesuatu” dalam pengertian qada merupakan konsep fundamental yang menegaskan bahwa ketentuan Allah SWT berlaku pada seluruh ciptaan-Nya, tanpa kecuali. Aspek ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan pengertian qada itu sendiri, menjadikannya komponen yang sangat penting.

Ketentuan qada mencakup segala sesuatu, baik yang besar maupun kecil, baik yang terlihat maupun tidak terlihat, baik yang terjadi di dunia maupun di akhirat. Tidak ada satu pun ciptaan Allah SWT yang luput dari ketentuan-Nya. Bahkan, setiap peristiwa, kejadian, dan tindakan yang terjadi di alam semesta ini telah ditetapkan oleh Allah SWT dalam qada-Nya.

Contoh nyata dari aspek “Berlaku pada segala sesuatu” dalam pengertian qada adalah ketentuan ajal, rezeki, jodoh, dan pertemuan. Setiap manusia telah ditetapkan ajalnya oleh Allah SWT, dan tidak ada seorang pun yang dapat mempercepat atau memperlambatnya. Demikian pula, rezeki, jodoh, dan pertemuan juga telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan qada Allah SWT.

Memahami aspek “Berlaku pada segala sesuatu” dalam pengertian qada memiliki banyak implikasi praktis dalam kehidupan kita. Pertama, pemahaman ini membantu kita untuk menerima kenyataan dan menjalani hidup dengan penuh kesadaran. Kita tidak perlu khawatir atau cemas tentang apa yang akan terjadi di masa depan, karena segala sesuatunya telah ditetapkan oleh Allah SWT. Kedua, pemahaman ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT, karena segala sesuatu telah ditentukan sesuai dengan kadar kemampuan dan kebutuhan kita. Ketiga, pemahaman ini memotivasi kita untuk selalu berusaha dan berikhtiar dalam menjalani hidup, karena ikhtiar kita merupakan bagian dari ketentuan qada Allah SWT.

Mencakup segala waktu

Aspek “Mencakup segala waktu” dalam pengertian qada merupakan konsep mendasar yang menegaskan bahwa ketentuan Allah SWT berlaku pada segala masa, dari masa lalu, masa sekarang, hingga masa depan. Aspek ini sangat penting karena menjadi dasar pemahaman tentang sifat qada yang pasti dan tidak dapat diubah.

Ketentuan qada mencakup segala waktu karena ilmu Allah SWT meliputi segala sesuatu, baik yang telah terjadi, sedang terjadi, maupun yang akan terjadi. Allah SWT mengetahui setiap peristiwa yang akan terjadi di alam semesta ini, bahkan hingga detail terkecil. Dengan demikian, ketentuan qada Allah SWT berlaku pada segala waktu, tanpa terikat oleh batasan waktu atau ruang.

Contoh nyata dari aspek “Mencakup segala waktu” dalam pengertian qada adalah ketentuan ajal. Setiap manusia telah ditetapkan ajalnya oleh Allah SWT, baik yang telah meninggal maupun yang masih hidup. Demikian pula, ketentuan rezeki, jodoh, dan pertemuan juga telah ditetapkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh Allah SWT.

Memahami aspek “Mencakup segala waktu” dalam pengertian qada memiliki beberapa manfaat praktis dalam kehidupan kita. Pertama, pemahaman ini membantu kita untuk menerima kenyataan dan menjalani hidup dengan penuh kesadaran. Kedua, pemahaman ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT, karena segala sesuatu telah ditentukan sesuai dengan kadar kemampuan dan kebutuhan kita. Ketiga, pemahaman ini memotivasi kita untuk selalu berusaha dan berikhtiar dalam menjalani hidup, karena ikhtiar kita merupakan bagian dari ketentuan qada Allah SWT.

Tidak terbatas ruang

Aspek “Tidak terbatas ruang” dalam pengertian qada merupakan konsep fundamental yang menegaskan bahwa ketentuan Allah SWT berlaku di mana saja, tanpa dibatasi oleh ruang atau tempat. Aspek ini sangat penting karena memperkuat sifat qada yang pasti dan tidak dapat diubah, serta memiliki hubungan yang erat dengan aspek lainnya dalam pengertian qada.

Ketentuan qada tidak terbatas ruang karena ilmu Allah SWT meliputi segala sesuatu, di mana pun dan kapan pun. Allah SWT mengetahui setiap peristiwa yang terjadi di alam semesta ini, bahkan hingga detail terkecil. Dengan demikian, ketentuan qada Allah SWT berlaku di mana saja, tanpa terikat oleh batasan waktu atau ruang.

Contoh nyata dari aspek “Tidak terbatas ruang” dalam pengertian qada adalah ketentuan rezeki. Allah SWT telah menetapkan rezeki untuk setiap makhluk-Nya, di mana pun mereka berada. Demikian pula, ketentuan jodoh dan pertemuan juga telah ditetapkan sesuai dengan tempat yang telah ditentukan oleh Allah SWT.

Memahami aspek “Tidak terbatas ruang” dalam pengertian qada memiliki beberapa manfaat praktis dalam kehidupan kita. Pertama, pemahaman ini membantu kita untuk menerima kenyataan dan menjalani hidup dengan penuh kesadaran. Kedua, pemahaman ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT, karena segala sesuatu telah ditentukan sesuai dengan kadar kemampuan dan kebutuhan kita. Ketiga, pemahaman ini memotivasi kita untuk selalu berusaha dan berikhtiar dalam menjalani hidup, karena ikhtiar kita merupakan bagian dari ketentuan qada Allah SWT.

Mencakup semua makhluk

Aspek “Mencakup semua makhluk” dalam pengertian qada merupakan konsep mendasar yang menegaskan bahwa ketentuan Allah SWT berlaku bagi seluruh makhluk ciptaan-Nya, tanpa kecuali. Aspek ini menjadi landasan penting dalam memahami qada dan implikasinya dalam kehidupan kita.

  • Manusia

    Ketentuan qada berlaku bagi seluruh manusia, baik laki-laki maupun perempuan, dari berbagai ras, suku, dan agama. Setiap manusia telah ditetapkan ajalnya, rezekinya, jodohnya, dan pertemuannya oleh Allah SWT.

  • Jin

    Makhluk jin juga termasuk dalam ketentuan qada Allah SWT. Jin memiliki dunia dan kehidupan tersendiri, dan ketentuan qada berlaku bagi mereka sebagaimana berlaku bagi manusia.

  • Hewan

    Hewan juga termasuk dalam ketentuan qada Allah SWT. Setiap hewan telah ditetapkan jenisnya, makanannya, habitatnya, dan cara hidupnya oleh Allah SWT.

  • Tumbuh-tumbuhan

    Tumbuh-tumbuhan juga termasuk dalam ketentuan qada Allah SWT. Setiap tumbuhan telah ditetapkan jenisnya, bentuknya, manfaatnya, dan cara hidupnya oleh Allah SWT.

Memahami aspek “Mencakup semua makhluk” dalam pengertian qada memiliki implikasi yang mendalam bagi kehidupan kita. Pertama, pemahaman ini membantu kita untuk menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini telah ditetapkan oleh Allah SWT. Kedua, pemahaman ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT, karena segala sesuatu telah ditentukan sesuai dengan kadar kemampuan dan kebutuhan kita. Ketiga, pemahaman ini memotivasi kita untuk selalu berusaha dan berikhtiar dalam menjalani hidup, karena ikhtiar kita merupakan bagian dari ketentuan qada Allah SWT.

Berdasarkan Ilmu Allah yang Sempurna

Aspek “Berdasarkan Ilmu Allah yang Sempurna” merupakan landasan penting dalam memahami pengertian qada. Hal ini menunjukkan bahwa segala ketentuan yang ditetapkan Allah SWT didasarkan pada ilmu-Nya yang tidak terbatas dan meliputi segala sesuatu.

  • Pengetahuan Mutlak

    Ilmu Allah SWT meliputi segala sesuatu, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi, baik yang telah terjadi, sedang terjadi, maupun yang akan terjadi.

  • Hikmah yang Sempurna

    Setiap ketentuan yang ditetapkan Allah SWT memiliki hikmah yang sempurna, meskipun manusia mungkin tidak selalu dapat memahaminya.

  • Keadilan yang Absolut

    Ilmu Allah SWT yang sempurna menjamin bahwa setiap ketentuan yang ditetapkan-Nya adalah adil dan tidak merugikan siapa pun.

  • Rahasia Ilahi

    Banyak ketentuan Allah SWT yang merupakan rahasia Ilahi dan tidak dapat diketahui oleh manusia. Namun, hal ini tidak mengurangi keyakinan kita terhadap kesempurnaan ilmu-Nya.

Dengan memahami aspek “Berdasarkan Ilmu Allah yang Sempurna”, kita dapat semakin yakin dan berserah diri kepada ketentuan Allah SWT. Kita tidak perlu ragu atau khawatir tentang masa depan, karena segala sesuatu telah ditetapkan oleh Allah SWT dengan ilmu dan hikmah yang sempurna.

Berkaitan dengan takdir

Aspek “Berkaitan dengan takdir” dalam pengertian qada merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Takdir adalah ketentuan Allah SWT yang meliputi segala sesuatu, baik yang telah terjadi, sedang terjadi, maupun yang akan terjadi. Sedangkan qada adalah ketentuan Allah SWT yang bersifat pasti dan tidak dapat diubah.

  • Taqdir Muallaq

    Taqdir muallaq adalah ketentuan Allah SWT yang bergantung pada usaha atau ikhtiar manusia. Contohnya, jika seseorang berusaha belajar dengan giat, maka ia berpotensi mendapatkan nilai yang baik.

  • Taqdir Mubram

    Taqdir mubram adalah ketentuan Allah SWT yang tidak dapat diubah oleh usaha manusia. Contohnya, ajal, jenis kelamin, dan kelahiran.

  • Qada sebagai Manifestasi Takdir

    Qada merupakan wujud nyata dari takdir yang telah ditetapkan Allah SWT. Misalnya, jika seseorang ditakdirkan untuk menjadi seorang dokter, maka qada-nya adalah ia akan menempuh pendidikan kedokteran dan menjadi seorang dokter.

  • Hikmah Qada dan Takdir

    Baik qada maupun takdir memiliki hikmah yang sempurna dari Allah SWT, meskipun manusia mungkin tidak selalu dapat memahaminya. Dengan memahami hikmah ini, manusia dapat lebih menerima ketentuan Allah SWT dan menjalani hidup dengan penuh kesadaran.

Pemahaman tentang aspek “Berkaitan dengan takdir” dalam pengertian qada sangat penting dalam membentuk sikap dan perilaku manusia. Dengan memahami aspek ini, manusia dapat menyadari keterbatasannya dan senantiasa berusaha semaksimal mungkin, serta berserah diri kepada ketetapan Allah SWT.

Tidak bertentangan dengan kehendak manusia

Dalam pengertian qada, aspek “Tidak bertentangan dengan kehendak manusia” merupakan konsep penting yang menunjukkan bahwa ketentuan Allah SWT tidak serta merta menghilangkan kehendak dan tanggung jawab manusia. Sebaliknya, qada justru memberikan ruang bagi manusia untuk berusaha dan mengambil keputusan.

  • Potensi Manusia

    Qada tidak menafikan potensi dan kemampuan manusia. Manusia diberikan potensi untuk berusaha, memilih, dan menentukan jalan hidupnya sesuai dengan kehendaknya.

  • Contoh Nyata

    Contoh nyata dari aspek ini adalah ketika manusia dihadapkan pada pilihan antara kebaikan dan keburukan. Kehendak manusia berperan dalam menentukan pilihan tersebut, meskipun pada akhirnya qada Allah SWT yang menentukan hasilnya.

  • Tanggung Jawab Manusia

    Aspek “Tidak bertentangan dengan kehendak manusia” tidak mengurangi tanggung jawab manusia atas perbuatannya. Manusia tetap bertanggung jawab atas pilihan dan tindakannya, karena qada tidak memaksa manusia untuk melakukan sesuatu.

  • Hikmah Ketentuan

    Qada memberikan hikmah dan pelajaran berharga bagi manusia. Melalui qada, manusia dapat belajar tentang konsekuensi pilihannya dan pentingnya berusaha dengan sungguh-sungguh.

Dengan memahami aspek “Tidak bertentangan dengan kehendak manusia” dalam pengertian qada, manusia dapat menjalani hidup dengan lebih seimbang dan penuh kesadaran. Manusia tidak perlu merasa terbebani oleh ketentuan qada, tetapi juga tidak boleh mengabaikan tanggung jawabnya sebagai makhluk yang memiliki kehendak dan potensi.

Menjadi Dasar Pertanggungjawaban Manusia

Dalam pengertian qada, aspek “Menjadi Dasar Pertanggungjawaban Manusia” merupakan pilar penting yang menggarisbawahi bahwa setiap individu bertanggung jawab atas perbuatan dan pilihannya.

  • Penetapan Takdir

    Qada merupakan ketentuan Allah SWT yang meliputi segala aspek kehidupan manusia. Penentuan takdir ini menjadi dasar pertanggungjawaban, karena setiap individu harus mempertanggungjawabkan pilihan dan tindakannya sesuai dengan takdir yang telah ditetapkan.

  • Potensi Manusia

    Meski qada telah ditetapkan, manusia diberikan potensi untuk berusaha dan memilih jalan hidupnya. Kapasitas dan kehendak manusia turut berperan dalam menentukan hasil dari suatu tindakan, sehingga ia bertanggung jawab atas pilihan yang diambilnya.

  • Contoh Nyata

    Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat contoh nyata dari aspek ini. Misalnya, ketika seseorang memilih untuk belajar dengan giat, maka ia berpotensi memperoleh nilai yang baik. Sebaliknya, jika ia memilih untuk berleha-leha, maka konsekuensi logisnya adalah nilai yang kurang memuaskan.

  • Hikmah dan Pelajaran

    Aspek “Menjadi Dasar Pertanggungjawaban Manusia” dalam qada memberikan hikmah dan pelajaran berharga. Melalui qada, manusia dapat belajar tentang konsekuensi dari pilihannya dan pentingnya berusaha secara maksimal. Hal ini juga menjadi pengingat bahwa setiap tindakan dan keputusan yang diambil akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.

Dengan memahami aspek “Menjadi Dasar Pertanggungjawaban Manusia” dalam pengertian qada, setiap individu dapat menjalani hidup dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Manusia tidak hanya beriman kepada qada, tetapi juga berupaya semaksimal mungkin untuk membuat pilihan dan mengambil tindakan yang terbaik sesuai dengan potensi dan kehendaknya.

Pertanyaan Umum tentang Pengertian Qada

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya terkait pengertian qada:

Pertanyaan 1: Apa pengertian qada?

Jawaban: Qada adalah ketentuan Allah SWT yang pasti dan tidak dapat diganggu gugat.

Pertanyaan 2: Apakah qada bertentangan dengan kehendak manusia?

Jawaban: Tidak, qada justru memberikan ruang bagi manusia untuk berusaha dan mengambil keputusan.

Pertanyaan 3: Apakah ilmu Allah SWT terbatas dalam qada?

Jawaban: Tidak, ilmu Allah SWT meliputi segala sesuatu, termasuk qada.

Pertanyaan 4: Apakah qada menentukan semua aspek kehidupan manusia?

Jawaban: Ya, qada meliputi segala sesuatu, baik yang besar maupun kecil, yang terjadi di dunia dan akhirat.

Pertanyaan 5: Apakah qada menghilangkan tanggung jawab manusia?

Jawaban: Tidak, qada justru menjadi dasar pertanggungjawaban manusia di akhirat.

Pertanyaan 6: Bagaimana kita menyikapi qada dalam hidup kita?

Jawaban: Dengan memahami dan menerima qada, kita dapat menjalani hidup dengan penuh kesadaran dan berusaha semaksimal mungkin.

Pertanyaan-pertanyaan umum ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengertian qada. Dengan memahami konsep ini dengan baik, kita dapat meningkatkan keimanan dan menjalani hidup sesuai dengan ketentuan Allah SWT.

Selanjutnya, kita akan membahas topik terkait, yaitu hikmah di balik qada.

Tips Memahami Qada

Setelah memahami pengertian qada, penting bagi kita untuk mengetahui tips agar dapat memahaminya dengan baik. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan:

Tip 1: Pelajari Ilmu Agama
Dengan mempelajari ilmu agama, khususnya ilmu tauhid dan akidah, kita akan mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang qada dan keimanan kepada Allah SWT.

Tip 2: Renungkan Ayat dan Hadis
Al-Qur`an dan hadis banyak memuat ayat dan sabda Nabi Muhammad SAW tentang qada. Dengan merenungkannya, kita dapat menambah keyakinan dan pemahaman kita.

Tip 3: Introspeksi Diri
Introspeksi diri membantu kita menyadari bahwa segala yang terjadi dalam hidup kita tidak terlepas dari qada Allah SWT. Hal ini dapat menumbuhkan rasa syukur dan penerimaan.

Tip 4: Hindari Sifat Sombong dan Putus Asa
Memahami qada dapat membuat kita terhindar dari sifat sombong ketika mendapatkan nikmat dan putus asa ketika menghadapi kesulitan. Kita harus menyadari bahwa semuanya adalah ketentuan dari Allah SWT.

Tip 5: Berserah Diri kepada Allah SWT
Setelah memahami qada, kita harus berserah diri kepada Allah SWT. Hal ini bukan berarti pasrah, tetapi menerima segala ketentuan dengan ikhlas dan berusaha semaksimal mungkin.

Dengan memahami dan menerapkan tips-tips di atas, kita dapat meningkatkan pemahaman kita tentang qada dan menjalani hidup dengan lebih tenang dan penuh kesadaran.

Tips-tips ini akan mengantarkan kita pada pembahasan selanjutnya, yaitu hikmah di balik qada.

Kesimpulan

Melalui pembahasan tentang pengertian qada, kita memperoleh wawasan mendalam tentang ketentuan Allah SWT yang pasti dan tidak dapat diubah. Kita memahami bahwa qada meliputi segala aspek kehidupan, berlaku sepanjang masa dan di segala tempat, serta tidak terbatas pada makhluk tertentu. Selain itu, qada tidak bertentangan dengan kehendak manusia dan menjadi dasar pertanggungjawaban kita di akhirat.

Dengan memahami qada, kita dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan penuh kesadaran. Kita akan terhindar dari kesombongan ketika mendapat nikmat dan putus asa ketika menghadapi kesulitan. Kita juga akan lebih bersyukur atas segala ketentuan yang diberikan Allah SWT dan berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan potensi kita.

Related Post